Lifestyle

Bertujuan Memutus Rantai Penularan Virus Corona, Inilah 3 Fakta Tegal Lockdown

Hampir seluruh masyarakat dunia kini sedang merasakan kesedihan atas datangnya wabah virus corona. Di negeri Indonesia kita sendiri saat ini juga sudah ditemui banyak pasien terserang virus ini. Demi meningkatkan kewaspadaan, sejumlah daerah di Indonesia memutuskan kebijakan local lockdown, salah satunya adalah kota Tegal. Berikut ini 3 fakta Tegal Lockdown.

1. Membatasi Pergerakan Warga yang Keluar Rumah

Pemerintah Kota Tegal memutuskan untuk membatasi pergerakan warganya yang ingin keluar rumah. Hal tersebut merupakan sebuah upaya pemerintah dalam mencegah penularan virus corona. Pemerintah Kota tegal juga membuat kebijakan untuk truk dan bus yang akan melintas di jalur Pantura Tegal dialihkan ke lingkar luar kota Tegal.

Kendaraan yang berasal dari arah barat atau daerah Jakarta yang akan menuju pusat Kota Tegal akan dialihkan ke Jalan Mataram yang merupakan kawasan terminal di Tegal untuk kemudian dilanjutkan menggunakan Jalur Lingkar Utara (Jalingkut). Berlaku begitu pula untuk sebaliknya, kendaraan dari timur atau daerah Semarang akan diarahkan menuju Jalingkut dan keluar melalui jalan samping terminal Tegal.

2. Menutup Ruang Publik

Setelah kedatangan virus corona yang jahat ini pemerintah Kota Tegal memutuskan untuk menutup ruang publik sebagai upaya untuk karantina wilayah kota Tegal. Proses penutupan ruang publik di wilayah kota Tegal ini melibatkan tim dari Dinas Perhubungan, Dinas Pekerjaan Umum dan Satlantas Polres Kota Tegal.

Proses Tegal lockdown ini dilakukan dengan pemasangan median jalan di beberapa titik. Kawasan kota Tegal yang ditutup meliputi kawasan alun-alun, Jalan Ahmad Yani, GOR Wisanggeni, dan Jalan Gajah Mada.

3. Menutup Akses Jalan Masuk ke Kota Tegal Menggunakan MCB Barrier Beton.

Petugas gabungan kota Tegal bekerja sama menutup sejumlah ruas jalan menuju titik keramaian dan menutup titik keramaian itu sendiri. Hal tersebut merupakan tekad pemerintah kota Tegal untuk mencegah kerumunan dan menekan peredaran virus corona.

Penutupan akses jalan masuk menuju kota Tegal menggunakan menggunakan movable concrete barrier (MCB) ini dilakukan di 49 titik. Wakil wali kota Tegal menyatakan dua-tiga titik akan tetap dibuka sebagai akses akan tetapi akan dilakukan penjagaan ketat oleh polisi, dishub, dan gugus Covid-19.

Itulah 3 fakta mengenai Tegal lockdown. Gerakan lockdown tersebut diketahui dimulai pada 30 Maret hingga 30 Juli 2020. Tak hanya Kota Tegal sebaiknya kita semua dapat menjadi lebih waspada akan keberadaan virus berbahaya ini. Tetap jaga kesehatan dan usahakan untuk dirumah aja.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Most Popular

To Top