Simak Tips – Tips Cara Mencegah Banjir Yang Bisa Anda Ikuti Berikut Ini

  • Whatsapp

Bulan Desember yang terjadi di Indonesia adalah saat terjadinya musim hujan. Intensitas air yang turun akan lebih besar dan sering dibandingan biasanya. Debit air hujan yang tinggi akan menyebabkan banjir jika tidak ada sarana untuk menampung air hujan. Namun, banjir masih dapat kita cegah dengan mengikuti tips cara mencegah banjir berikut ini.

Read More

1. Membuang sampah pada tempatnya

Mungkin kita sebagai manusia sudah sering mendengar pesan “buanglah sampah pada tempatnya” dan bahkan kita sudah bosan. Namun, pesan tersebut sangatlah penting untuk dibaca dan dimplementasikan. Tidak hanya dibaca saja, tetapi patut kita terapkan.

Sebagai umat manusia yang harus melestarikan dan menjaga alam, sudah menjadi kewajiban kita untuk tidak membuang sampah sembarangan. Karena dengan begitu kita dapat berkontribusi untuk mencegah terjadinya banjir yang akan merugikan diri sendiri dan orang lain.

Walaupun sampah yang kita buang hanya sebesar bungkus permen saja, itu dapat menyebabkan banjir jika kita lakukan terus menerus. Maka dari itu, ayo kita mulai membuang sampah pada tempatnya untuk mencegah banjir.

2. Menanam pohon atau tanaman di sekitar rumah dan lingkungan

Salah satu cara yang efektif lain adalah dengan menanam pohon. Pohon dan tanaman hijau dapat mencegah terjadinya banjir, mengapa? Karena akar pada pohon akan menjadi jalur bagi air untuk masuk ke dalam tanah lebih jauh. Sehingga air dapat terserap ke dalam tanah bukan hanya melewati tanah.

Tanpa pohon dan tanaman, air hujan akan lebih sulit untuk menembus tanah karena akan terhalang oleh bebatuan. Selain itu juga, jika di lingkungan rumah masih terdapat tanaman dan pohon rindang sebaiknya tidak menebangnya. Tujuannya adalah agar penyerapan air hujan menjadi lancar dan lingkungan terhindar dari banjir. Selain itu juga dapat membuat lingkungan lebih sehat dan asri.

3. Membangun sumur serapan (biopori) mandiri

Biopori biasa disebut juga dengan lubang serapan biopori adalah lubang silindris yang dibuat secara vertical ke dalam tanah dengan tujuan untuk mengatasi genangan air yang terjadi di atas permukaan tanah. Dengan membangun sumur serapan dan lubang bipori, dapat mencegah potensi banjir karena air akan terserap ke tanah.

Hal ini juga penting dan berguna bagi kalian yang tinggal di daerah pemukiman dengan terbatas lahan hijau dan tanah dipenuhi dengan aspal atau beton. Selain mencegah terjadinya banjir, lubang serapan ini juga berguna sebagai cadangan air tanah yang kian hari kian menipis.

4. Memperbaiki dan menata kembali sistem penyaluran air

Air memiliki sifat mengalir dari tempat yang tinggi ke tempat yang rendah. Namun, jika sistem penyaluran air bermaslah maka akan terjadi penumpukan air dan menyebabkan banjir. Oleh karena itu, dengan menata dan memperhatikan saluran air di sekitar lingkungan rumah akan sangat membantu untuk mencegah banjir.

Selain itu, bagi kalian yang memiliki rumah dengan halaman atau pekarangan usahakan untuk tidak menutup semuanya dengan beton atau aspal agar air tetap bisa terserap ke dalam tanah. Lebih baik menggunakan paving blok agar air masih dapat menyerap ke tanah.

5. Membersihkan selokan secara berkala

Selokan adalah salah satu tempat air mengalir. Jika selokan tida bersih maka air akan tersumbat. Maka dari itu, melakukan kerja bakti dengan tetangga dan orang di sekitar lingkungan untuk membersihkan selokan secara berkala akan sangat membantu untuk mencegah banjir dan juga mencegah terjadinya sarang nyamuk dan tikus.

Begitu tips – tips dan cara untuk mencegah banjir. Untuk mencegah banjir memang perlu dilakukan secara bersama – sama. Namun, menjadi orang pertama memulai bukanlah pilihan yang salah.

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *